Menghadapi Boss Tua yang Pemarah

Apakah anda memiliki boss yang sudah tua? Boss yang gemuk? Boss yang sering marah? Atau mungkin kita dapat menyebutnya seorang Boss yang tua, gemuk, dan mudah marah? Jika jawabannya “ya”, anda harus membaca artikel ini. Tapi jika jawabannya “tidak”, maka anda boleh membaca artikel ini juga, sebab siapa tahu anda suatu saat akan menemukan hal serupa.

Ketika kita di tempat kerja, kita mungkin menemukan beberapa macam atasan. Kadang, mungkin juga kita menemui boss dengan jenis tua,gemuk dan mudah marah. Dan jika saat itu tiba, kita tidak memiliki persiapan, kita akan gagal bertahan.

Jenis boss yang suka marah, sering membuat kita gugup atau gelisah. Hal ini karena energi kemarahan si Boss tertransfer ke jiwa kita dan menghalangi energi positif kita. Ketika itu terjadi, kita sering menjadi frustasi, tidak dapat konsentrasi pada pekerjaan kita.

Tentunya, sangat mungkin akan membuat kita tidak produktif lagi. Ketika kondisi semakin buruk, dampaknya membahayakan posisi kita di tempat kerja.


Ketika kita merasa frustasi, dampaknya adalah kita tidak bisa tidur dengan tenang. Pada akhirnya sangat sulit bagi kita mendapatkan kualitas istirahat yang baik dan kemudian mengakibatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit melemah. Efek dari itu semua akan sangat luas, dan tentu tidak baik bagi kita.

Jadi..

Sebenarnya, kita tidak perlu khawatir terhadap Boss tua, gemuk dan pemarah tersebut. Santai saja..

Berpikirlah dua kali adalah hal yang harus kita perhatikan. Kita harus menyadari apa sesungguhnya tujuan dan mimpi kita. Kita harus menahannya di kepala kita, apa saja yang ingin kita peroleh di tempat kerja sekarang. Kita benar-benar harus menemukan jawabannya dari lubuk hati yang terdalam. Ketika kita yakin tentang jawabannya, maka kita akan sanggup mengerjakan segala sesuatunya menjadi lebih mudah.

Ketika kita ragu tentang jalan yang harus kita pilih ke depannya, kita bisa pelajari dari Teori Cacing. Teori tersebut mengatakan bahwa ketika seekor cacing ditempatkan di sebuah kaca datar yang di bawahnya dibakar dengan api, cacing tersebut tidak akan mengatakan apapun tapi dia hanya pergi meninggalkan kaca yang dipanaskan tersebut. Itu artinya ketika kita tidak nyaman lagi berada di tempat kita sekarang, tinggalkan saja.. dan segera temukan tempat yang lebih baik. Saya yakin itu manjur.

Jika kita tidak ingin pergi, jangan menjadi frustasi.. kita harus focus. Kita harus temukan kembali jalur yang tepat untuk sukses dalam pekerjaan kita dan mimpi kita. Seorang yang optimis mengatakan, “….Tetaplah menatap ke arah sinar matahari, dan biarkan bayanganmu jatuh di belakangmu..”

Kita harus menikmati kondisi ini. Jangan berpikir terlalu keras tentang kemarahan Boss tersebut. Kita harus menjadikannya motivasi kita untuk berbuat sesuatu yang lebih baik. Kita harus yakin bahwa “..bersama kesulitan pasti ada kemudahan..”. Percayalah!
Optimalkan usaha kita, serahkan pada Alloh Ta’ala.. maka semua akan menjadi baik-baik saja..

2 thoughts on “Menghadapi Boss Tua yang Pemarah”

    1. haha
      betul, tuan,. .
      tapi ane masih belum bisa mbikin ilustrasi, tuan,..
      pake program apa ya tuan ya enaknya,..
      btw, ada link tempat share pict gratisan ndak, tuan?
      ane takut ngelanggar copyright orang,..
      tolong tuan ya,…
      dan tetap semangat, tuan!!!
      hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s