Indonesia terkait Lady Gaga : berdaulat atau tidak berdaulat?

Assalamu’alaykum.wr.wb.
Betapa menyenangkan hari ini,…
…Alhamdulillah…

Ohya,
Baru-baru ini saya membaca bahwa Negara Indonesia dikatakan tidak berdaulat. Hal ini terkait dengan rencana konser yang akan dilakukan oleh Lady Gaga di Indonesia pada bulan Juni 2012. Konser yang akan melibatkan penyanyi top asal Amerika itu tidak mendapatkan izin dari Polda Metro Jaya. Pada akhirnya, konser Lady Gaga dibatalkan.

Kemudian muncul pendapat bahwa negara Indonesia adalah negara yang tidak berdaulat. Ini karena ada pihak yang menganggap bahwa negara Indonesia dikuasai oleh sekelompok ormas saja. Pada kasus Lady Gaga ini, ormas yang dimaksud adalah Front Pembela Islam (FPI). Ada pihak yang menganggap bahwa Pemerintah Indonesia membatalkan konser Lady Gaga ini karena desakan dari FPI. Maka dengan anggapan demikian, negara Indonesia mereka anggap tidak berdaulat.

Akan tetapi, ada sisi lain yang ingin saya bahas. Seandainya kemudian Lady Gaga akhirnya tampil untuk melaksanakan konser juga, apakah kemudian negara Indonesia bisa dikatakan sebagai negara yang berdaulat? Tidak juga.

Kenapa, jika Lady Gaga jadi tampil, kita bisa mengatakan bahwa negara Indonesia tidak berdaulat? Karena jika Lady Gaga tampil, maka Pemerintah akan dicap sebagai pemerintah yang tidak melindungi warga negaranya, pemerintah yang diam saja ketika jatidiri negara sudah diinjak-injak.

Ini benar, karena sebagai salah satu contoh saja, dalam sebuah video klip, Lady Gaga mengenakan kostum warna putih dengan Salib merah terbalik, dan persilangan Salib terbalik tersebut tepat berada pada area kewanitaan Lady Gaga. Ini jelas sebuah hal yang sensitif. Indonesia adalah negara yang seharusnya religi, karena dengan dasar Pancasila, maka hal pertama yang diangkat adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.

Lambang Salib di Indonesia jelas mempunyai arti yang sangat mendalam bagi salah satu umat beragama di Indonesia. Maka ketika ada artis dari dunia barat yang secara jelas melakukan hal yang bisa kita anggap sebagai penghinaan terhadap salah satu agama di Indonesia, maka pemerintah Indonesia wajib membela. Dan penolakan pelaksanaan konser Lady Gaga, bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah untuk menjaga martabat dan harga diri bangsa, serta untuk menjaga kedaulatan bangsa Indonesia.

Maka berdaulat atau tidak berdaulat, ini tergantung dari sisi mana kita melihat. Ketika kita berpendapat yang bernuansa “menghakimi”, maka kita harus lihat diri sendiri, karena ketika kita mengatakan bahwa “kita ini cukup obyektif”, bisa jadi saat itu kita sedang sangat subyektif.

Semoga kerukunan umat beragama di Indonesia senantiasa terjaga.

3 thoughts on “Indonesia terkait Lady Gaga : berdaulat atau tidak berdaulat?”

  1. haha, jalan pikiran kita mirip ternyata Mas Harbun. saya juga kepikiran mau buat tulisan ini setelah baca salah satu tulisan di media online, soal batalnya konser Lady Gaga dengan kedaulatan negara, haha…ya udah lah gak jadi nulis. udah cukup diwakili njenengan. hehe…two thumbs up d^_^b

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s