Sebotol Air

seperti sebotol air di antara pepasir
engkau tenang mengalir

tanpa pamrih
engkau sampaikan beribu kasih

saat itu aku sedang berjalan pada gurun tak berujung
aku bingung
linglung
langkah ku pun mulai terasa tanggung

hanya tatapan kosong
dalam ruang luas tak terbatas

aku benar-benar berfikir
mungkin musnah aku sudah
melihat dunia yang semakin kikir
aku sungguh merasa lemah

lalu engkau datang dengan senyuman
sebotol air yang kuteguk dalam pelukan
mengalir dan sangat menyejukkan

maka pada akhirnya
semua kembali terang

………………………………………………

Jeddah, 11 June 2012

6 thoughts on “Sebotol Air”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s