Pengalaman di KJRI Jeddah : Pembuatan Passport Anak

Saya adalah warga Indonesia yang saat ini sedang tinggal di Jeddah. Saya tinggal di Jeddah sejak 23 Februari 2010 yang lalu. Alhamdulillah, kehidupan di sini cukup tertata dan baik.

Pada kesempatan kali ini saya ingin menceritakan tentang pengalaman saya berhubungan dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah. Saya sering mendapat berita-berita kurang sedap tentang apa yang terjadi di birokrasi di KJRI Jeddah. Saya sempat “parno” waktu itu, karena pada akhirnya juga saya harus berhubungan dengan birokrasi di KJRI Jeddah.

Pengalaman pertama saya waktu berhubungan dengan KJRI Jeddah adalah ketika anak pertama saya lahir pada Oktober 2011. Beberapa bulan setelahnya saya mengurus akta kelahiran dan passport anak saya di KJRI. Sebelum saya ke KJRI, dari orang di jalanan, saya mendengar tentang calo-calo dan pungli-pungli di sana. Otomatis saya down sebelum “berperang”.

Dengan sangat terpaksa saya nekat maju ke KJRI, karena passport dan akta kelahiran anak sangatlah penting untuk ke depannya. Hari itu saya langsung masuk dari pintu samping (pintu tempat mengurus passport), disambut oleh seorang satpam yang terlihat senior (berambut putih sebagian) dengan sangat ramah. Beliau kemudian menjelaskan proses pembuatan akta kelahiran dan passport anak saya dengan seksama, dan saya pun mendengarkannya dengan baik. Saya benar-benar merasa terbantukan atas keterangan beliau.

Setelah semua syarat untuk akta kelahiran dan passport anak saya lengkap, saya langsung ke loket pembuatan passport. Petugas loketnya pun sangat ramah dan tidak berbelit-belit. Biaya pembuatan passport SR 25,- saja!!!! Saya sempat kaget dan ketawa dalam hati, karena sebelumnya ada orang ketemu di jalan bilang, bahwa biaya pembuatan passport bisa SR 1500-an???Ternyata info dari orang di jalan itu salah dan ngawur.Yang paling penting, tidak saya temukan aneka pungli dan calo, sama sekali, bersih.

Intinya adalah bahwa dengan tulisan ini saya ingin mengapresiasi birokrasi KJRI Jeddah atas keprofesionalan yang telah diterapkan, dari penyambutan yang ramah oleh Bapak Security yang sudah beruban:mrgreen: , kemudian Petugas Terjemahan Akta Kelahiran yang tegas dan jelas, kemudian petugas loket murah senyum yang baru-baru saja saya ketahui adalah kakak kelas SMA saya (lho??). Mereka semua bekerja dengan sangat baik.

Untuk masyarakat Indonesia pada umumnya dan yang di Jeddah pada khususnya, saya ingin menyampaikan sebuah hikmah dari apa yang saya alami ini, bahwa sebaiknya kita lebih berhati-hati dengan segala macam berita yang kita dapatkan dari manapun. Prinsip “katanya” tidak bisa diterapkan lagi. Kita harus selalu cerdas dalam menanggapi setiap berita yang ada. Budayakan klarifikasi LANGSUNG KEPADA YANG BERSANGKUTAN atau yang benar-benar berhak mewakili!!! Kita harus cari kebenarannya sendiri dengan penuh itikad baik dan pikiran yang cerdas, positif dan objektif. Jangan sampai sentimen/kebencian/persoalan pribadi seseorang terhadap sebuah instansi/kelompok membuat kita menjadi mudah terprovokasi.

Semoga hari anda menyenangkan dan diberkahi Allah SWT.
Aamiin

2 thoughts on “Pengalaman di KJRI Jeddah : Pembuatan Passport Anak”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s