Category Archives: Motivasi

Ibu Rumah Tangga dan Pola Pikir Sarjana

Jadi kali ini ceritanya seperti ini, ada seorang sarjana putri yang memutuskan menjadi ibu rumah tangga dan tidak bekerja setelah menikah. Dia ditanya oleh temannya selama kuliah dulu, yang sekarang sudah bekerja, “Eh, Jeng, kamu kok nggak bekerja? Trus buat apa dulu kuliah capek-capek dan lama?”. Kemudian sang ibu rumah tangga menjawab yang intinya, “seorang sarjana yang menjadi ibu rumah tangga itu memiliki pola pikir yang lebih dari sekedar lulusan SMA”.

Cerita di atas adalah cerita klasik sebenarnya. Yang menarik dari yang disampaikan di atas adalah bahwa sang ibu rumah tangga benar-benar memberi kesan bahwa seorang sarjana selalu mempunyai pola pikir yang lebih baik dari lulusan SMA.

Bagi saya, ini lucu sekali dan kurang tepat. Continue reading Ibu Rumah Tangga dan Pola Pikir Sarjana

Advertisements

Bekerja adalah Pilihan

Jika masih ada yang menganggur karena bilang “tidak ada lowongan”, maka jelas sekali dia melakukan kebohongan yang sangat besar. karena pada dasarnya setiap hari, lowongan pekerjaan ini selalu ada. bahkan di satu sisi banyak perusahaan yang merasa KESULITAN mendapatkan tenaga kerja.

jadi inilah sebabnya aku bilang bahwa BEKERJA ADALAH PILIHAN. pilihan bahwa kau akan bekerja atau tidak, pilihan bahwa kau akan bekerja di bidang apa dan pilihan bahwa kau akan bekerja di tempat seperti apa.

dengan mengetik kata “lowongan kerja” di google, sangat sederhana, kita bisa tahu betapa banyak perusahaan yang menginginkan mendapatkan karyawan hari itu. yang jadi masalah sekarang adalah, Continue reading Bekerja adalah Pilihan

What a Day,…

So, today’s work was really interesting.

I got a lot of works this morning. Alhamdulillah, I finished them all at around 2 o’clock, but the thing is that I felt something weird. I felt like I was pretty sure that there might be something wrong with these works, but I didn’t know what they were.

I kept thinking and evaluating, but I could not find any problems at all. Then I gave up. I sent my works to my manager. Several minutes after, my heart was still beating so hard. I was pretty sure that there must be something wrong with these works.

I decided to try to forget it. “Let them be!!” I said to my heart. Then I went to comfort room to take a wudhu, so that I could calm my heart down by reading qur’an after. Then do you know what? Right after taking a wudhu, I remembered what the problem was!

After that, I corrected my mistake, then sent the works again to the manager. Finally, everything is done, perfectly, inshaAllah. 🙂

This is just ordinary story, actually, but somehow I feel really good about what happened to me this day.

The point is that if you feel that there might be something wrong about something, just think and evaluate again, be calm, then you will find what it is.

May Allah always bless you and your family…
Aamiin.

written on 5 December 2012.
:mrgreen:

Menjadi Pribadi yang Outstanding

Beberapa waktu yang lalu, saya mendengarkan ceramah dari salah seorang maestro motivator Indonesia, dalam acara Mutiara Subuh di ANTV, beliau adalah Reza M. Syarief. Pada kesempatan itu Reza membahas tema “menjadi pribadi outstanding“.

Reza mengatakan bahwa Rasulullah SAW adalah seorang yang benar-benar outstanding. Outstanding artinya adalah luar biasa, seseorang yang melakukan segala sesuatu dengan cara dan hasil lebih baik dari orang kebanyakan. Jika nilai rata-rata kelas adalah 8, maka seseorang yang outstanding akan mendapatkan nilai 9 bahkan 10.

Kunci untuk menjadi pribadi yang outstanding ini adalah rangkaian kata yang terangkum dalam kata “CARE”. Care, secara kata utuh berarti peduli, peduli kepada diri sendiri, peduli kepada orang lain dan lingkungan sekitar serta peduli kepada posisi dan tanggungjawab kita di hadapan Allah SWT.

CARE, dalam penjelasan Reza M. Syarief, adalah singkatan dari Commitment – Achievement – Responsibility – Enthusiastic.

Commitment, berarti bahwa seseorang yang outstanding harus Continue reading Menjadi Pribadi yang Outstanding

Antara Debat dan Diskusi

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman update status di facebook, yang intinya, “seringkali perdebatan bukanlah untuk mencari solusi, akan tetapi hanya ajang mempertahankan ego untuk mendapatkan pengakuan”. Ini adalah pemikiran yang cukup sederhana sebenarnya, tetapi banyak orang yang tidak menyadarinya. Pada kesempatan ini saya ingin menguraikan update status beliau itu.

Saya mengikuti beberapa forum atau grup diskusi di berbagai tempat, baik di facebook maupun di mailing list. Seringkali, peserta diskusi (debat), hanya mementingkan pendapat pribadinya. Mereka bahkan tidak bersedia meng-counter pendapat atau menjawab pertanyaan peserta diskusi yang lain, tetapi justru memunculkan topik baru. Ini kan sangat bodoh.

Sebaiknya memang kata “diskusi” dan “debat” harus benar-benar dipisahkan. Diskusi adalah pembicaraan yang mengarah ke pencarian kebenaran/solusi, sedangkan debat adalah pembicaraan yang mengarah pada pertahanan opini saja. Diskusi menggunakan kedewasaan berfikir, sedangkan debat menggunakan ego. Saya yakin jika kita menemui diskusi atau perdebatan, kita akan dapat membedakannya dengan mudah.

Jadi sebenarnya Continue reading Antara Debat dan Diskusi

Indonesia terkait Lady Gaga : berdaulat atau tidak berdaulat?

Assalamu’alaykum.wr.wb.
Betapa menyenangkan hari ini,…
…Alhamdulillah…

Ohya,
Baru-baru ini saya membaca bahwa Negara Indonesia dikatakan tidak berdaulat. Hal ini terkait dengan rencana konser yang akan dilakukan oleh Lady Gaga di Indonesia pada bulan Juni 2012. Konser yang akan melibatkan penyanyi top asal Amerika itu tidak mendapatkan izin dari Polda Metro Jaya. Pada akhirnya, konser Lady Gaga dibatalkan.

Continue reading Indonesia terkait Lady Gaga : berdaulat atau tidak berdaulat?

Kekuatan Lebih = Tanggungjawab Lebih

Sebuah hal yang biasa, jika suatu hari kita akan meningkatkan taraf hidup kita. Suatu hari nanti, kita akan dipromosikan ke posisi yang lebih tinggi. Kita akan dipromosikan ke posisi yang membutuhkan energi lebih, perhatian lebih dan pengorbanan lebih. Hidup kita sangat fluktuatif, seperti sebuah rollercoaster. Kadang kita jauh di atas awan, tapi kadang kita di tempat terendah yang belum pernah kita perkirakan sebelumnya.

Suatu hari, kita berada di tempat yang situasinya jauh berbeda dengan yang kita tempati sekarang. Kadang hal itu membuat kita senang, tapi terkadang malah membuat kita frustasi. Semua tergantung bagaimana kita menyikapinya. Jika kita sikapi dengan positif, maka hidup kita akan mengalir dengan bahagia.

Kadang, meski kita telah mencoba menghadapi dengan sangat positif, kita masih bisa merasa frustasi dengan kondisi sekitar. Kita harus menyadari bahwa kita tidak selalu bisa memaksa dunia ini sesuai yang kita harapkan. Sebaliknya kita yang harus menyesuaikan dengan melakukan segalanya semaksimal mungkin dengan tidak mengesampingkan aturan-aturan yang telah ada, yaitu aturan yang terdapat dalam Alqur’an dan Sunnah. Continue reading Kekuatan Lebih = Tanggungjawab Lebih

Marah adalah Pilihan

Marah adalah perasaan yang muncul karena sesuatu yang  tidak sesuai dengan pandangan yang seseorang miliki. Beberapa orang mengatakan bahwa marah adalah jenis perilaku yang menunjukkan pada orang lain bahwa seseorang telah merasa disakiti oleh sesuatu atau seseorang yang lain.

Marah memiliki dampak bagi yang merasakannya. Kadang, marah membuat kita merasa penuh semangat, penuh dengan hal-hal yang membuat kita hebat. Di lain pihak, marah dapat membuat seseorang kehilangan akal dan melakukan hal-hal yang buruk pada masalah lain yang juga dia hadapi.

Marah, sering disebabkan karena tekanan pada pekerjaan atau hidup, kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman keras atau mengkonsumsi narkoba.. atau mungkin disebabkan oleh lingkungan sosial tempat seseorang tinggal.

Marah, kadang membuat efek yang sangat baik seperti meningkatkan produktifitas (ketika seseorang bisa mengendalikannya, dalam kasus tertentu), di sisi lain, marah membuat kerusakan yang lebih parah pada hidup seseorang. Continue reading Marah adalah Pilihan

Inilah Saatnya!

Waktu berjalan begitu cepat. Sepertinya baru kemarin kita masih bayi.. dan sekarang, kita bisa berdiri sendiri. Kita bisa pergi ke tempat-tempat di dunia ini sendiri dan  meraih mimpi-mimpi kita….

Kita melewatkan terlalu banyak peristiwa yang berharga dalam hidup kita. Sayangnya, kita sering membiarkan peristiwa itu berlalu begitu saja tanpa ada hikmah yang bisa kita ambil. Peristiwa itu, peristiwa yang indah itu pergi tanpa meninggalkan kesan.

Kita hidup di dunia yang indah hanya sekali, ya, hanya sekali. Jadi kenapa kita tidak membuatnya berharga? Kenapa kita tidak membuatnya bernilai bagi kita, bagi kekasih kita, bagi keluarga kita, atau bagi sahabat kita?

Peristiwa-peristiwa yang telah terjadi, harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Peristiwa-peristiwa tersebut sangatlah berguna. Kita harus menyadari bahwa “..pengalaman adalah guru yang terbaik..” Peristiwa-peristiwa yang kita lalui adalah guru yang sangat baik. Mereka mengajari kita apa yang Continue reading Inilah Saatnya!

Kita Punya Cara Kita Sendiri!

Dewasa ini, orang-orang, atau mungkin kita bisa menyebutnya para remaja, tidak dapat mendapati dirinya dalam posisi yang tepat, sehingga mereka mencoba bertingkah seperti orang lain. Remaja cenderung suka meniru idola mereka. Kadang itu memang baik, tapi tidak jarang membuat para remaja tidak dapat meningkatkan kreatifitasnya dengan baik. Pada dasarnya, mereka membutuhkan seorang panutan, bisa jadi ayah mereka atau ibu mereka, dst. Tapi ketika idola mereka lebih cenderung melakukan hal yang buruk dan pengaruh yang buruk pula, maka hal ini sangatlah tidak baik.

Remaja, yang menjadi anggota penggemar seorang idola, sering melakukan hal-hal yang tidak sesuai bagi usia mereka. Mungkin saja remaja yang idolanya adalah seorang pengguna obat-obat terlarang, ikut-ikutan menjadi pengguna obat-obat terlarang juga. Sebab pengaruh dari idolanya tersebut sangat kuat, dan hampir tidak dapat dihindari. Seseorang yang menggemari idola mereka, sering melakukan apa yang idola mereka lakukan, tanpa memperhatikan apakah itu baik atau tidak.

Kita menyadari bahwa remaja semestinya mencoba menemukan apa yang sesuai dengan hidup mereka, karakter mereka dan apa yang layak bagi mereka. Di samping itu, mereka hidup tidak hanya dengan idola mereka. Maksud saya, dunia ini sungguh luas. Jadi kenapa mereka, para remaja itu, tidak mencoba menemukan apa yang sesungguhnya mereka inginkan? Apa yang sebenarnya pantas bagi mereka? Dan siapa mereka sebenarnya?
Continue reading Kita Punya Cara Kita Sendiri!